Memberi masukan signifikan pada agenda pembangunan yang lebih luas

Berita

You are here

 » Kegiatan Pertukaran Pengetahuan di Kantor BaKTI
Kegiatan Pertukaran Pengetahuan di Kantor BaKTI
Inspirasi BaKTI Goes to Campus “Perempuan Inspiratif”
Pada 21 April 2017 tepat di hari Kartini, Inspirasi BaKTI hadir di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar. Acara yang bertajuk BaKTI Goes to Campus hadir di kampus perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia Timur berkaitan dengan Peringatan Hari Kartini 2017. Acara ini digelar kerjasama Yayasan BaKTI-Program MAMPU, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan dan Gender (P3KG), dan Program Studi Gender dan Pembangunan Pascarsarjana UNHAS Makassar.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Iptek UNHAS ini dihadiri sebanyak 106 peserta (laki-laki 23, perempuan 83) dari berbagai elemen, seperti aktivis perempuan, LSM, perwakilan organisasi perempuan, anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dosen, mahasiswa, dan sebagainya. Format acara dalam bentuk talkshow dengan host Luna Vidya.
Kegiatan Inspirasi BaKTI kali ini menghadirkan perempuan-perempuan inspiratif yang selama ini beraktivitas di dunia politik dan menjadi anggota parlemen. Mereka adalah empat politisi yang sekarang duduk di DPRD yakni, Andi Nurhanjayani, anggota DPRD Kota Parepare; Haeriah Rahman dan Fitriani, anggota DPRD Kabupaten Maros, dan Rachmatika Dewi, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Keempat perempuan tersebut berbagi cerita mengenai kerja-kerja, inovasi mereka seperti reses partisipatif yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh ibu Andi Nurhanjani di Parepare, Ibu Haeriah Rahman dan ibu Fitriani menginisisasi Perda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak  di Maros serta cerita bagaimana Rachmatika Dewi sebagai salah satu pimpinan DPRD perempuan, dan paling muda meyakinkan dan menunjukkan kemampuannya sebagai politisi kepada anggota parlemen lainnya yang lebih senior.
Keempat perempuan inspiratif tersebut adalah contoh kartini di era modern. Keempatnya telah memberi warna di tempatnya masing-masing. Lingkungan keempatnya merupakan ruang publik yang selama ini dikuasai laki-laki, sehingga dianggap sebagai wilayah yang sulit bagi perempuan. Namun, kenyataannya, perempuan bisa memberi warna pada dunia politik dan parlemen yang dikuasai oleh politisi laki-laki.

Diskusi dan Pemutaran Film "Suara dari Pesisir"
Idea Project dan Koheo Films kerja sama dengan BaKTI mengadakan Diskusi dan Pemutaran film Suara dari Pesisir bertempat di kantor BaKTI Makassar (21/8).  Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur yang ada di Makassar seperti mahasiswa, akademisi, komunitas dan profesional.  Film Suara dari Pesisir ini adalah film bergenre drama yang mengambil lokasi di Pulau Labengki, sebuah pulau di Sulawesi Tenggara yang berjarak kurang lebih 60 km dari kota Kendari. Film ini diproduksi oleh Koheo Films dengan melibatkan sutradara, kru dan pemain lokal dari Sulawesi Tenggara. Tema film yang berdurasi 24 menit ini mengangkat isu pendidikan, konservasi dan potensi pariwisata pulau Labengki. Pada sesi diskusi, peserta memberikan saran dan masukan terhadap film ini baik dari sisi kreatif maupun  konten isu yang dijawab langsung oleh Tirta dan Joane selaku produser film ini.

Philanthropy Learning Forum on SDGs
Filantropi Indonesia bekerja sama dengan Yayasan BaKTI menggelar kegiatan Philanthropy Learning Forum dengan tema SDGs Sebagai Tools Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Kemitraan bertempat di Gedung BaKTI Makassar (19/9). Tujuan dari Forum ini adalah untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi lembaga filantropi lokal serta pemerintah daerah dalam memahami dan mengimplementasikan SDGs. Selain itu, diharapkan melalui kegiatan ini akan dapat dirumuskan platform perluasan jaringan bagi lembaga filantropi lokal serta memperkuat peluang kemitraan antar berbagai pihak yang terlibat dalam sektor Filantropi. Hadir sebagai narasumber pada pertemuan ini adalah Muh. Yusran Laitupa Direktur Eksekutif BaKTI, Bapak Madjid Sallatu Akademisi dan Koordinator JiKTI, Bapak Hamid Abidin Direktur Filantropi Indonesia serta Bapak Muh. Amri Akbar-Kabid Sosbud BAPPEDA Kota Makassar. Kegiatan dihadiri 92 peserta yang datang dari unsur lembaga filantropi di Makassar, LSM, pemerintah, komunitas, akademisi, mahasiswa dan swasta.

Kelas Berbagi Ide dan Semangat
Bertempat di Frontyard Gedung BaKTI (27/10), Perpustakaan BaKTI menggelar Kelas berbagi ide dan semangat dengan menghadirkan teman-teman dari Floating School Pangkep dan Ruang Baca. Dalam kegiatan ini, The Floating School/Sekolah Terapung berbagi tentang program pendidikan non formal yang dilakukan dengan menggunakan kapal semi tradisional. Dalam kapal sudah tersedia buku-buku, alat tulis, materi belajar, dan fasilitator yang akan berlayar ke Pulau Saugi, Satando, dan Sapuli di Kabupaten Pangkep setiap hari Minggu selama dua jam. Dengan kapal tersebut mereka berbagi ilmu dan pengetahuan serta life skill kepada anak-anak pulau antara lain workshop seni (menggambar, musik, menari, dan prakarya), Media dan Teknologi (fotografi, Teknik Dasar Komputer, dan Desain Grafis), dan workshop menulis. Selain menghadirkan the Floating School dan Ruang Baca, kegiatan ini menghadirkan karya-karya crafter Makassar, pop up library dan pojok buku gratis. Kegiatan ini dihadiri oleh 31 orang anggota Sahabat BaKTI berasal dari kalangan komunitas dan mahasiswa.

Tags Berita: 
Indonesian