Saling belajar dalam meningkatkan kualitas program
dan bekerja sama menyelaraskan upaya pembangunan

Berita

You are here

 » Kelas Berbagi Perpustakaan BaKTI, Kang Bugi Berbagi Tips Cara Mendongeng
Kelas Berbagi Perpustakaan BaKTI, Kang Bugi Berbagi Tips Cara Mendongeng

Seni mendongeng mulai ditinggalkan. Media elektronik menggantikan tempatnya. Tak banyak lagi orang tua yang membacakan dongeng untuk anak-anaknya. Padahal ada banyak manfaat yang didapatkan dari mendongeng. Selain mempererat hubungan antara orang tua dan anak, mendongeng juga dapat meningkatkan kemampuan otak dan perkembangan psikologis anak.  
Untuk itulah pada hari Kamis, 19 Juli 2018, BaKTI mengadakan event kelas sharing untuk belajar mendongeng bersama salah satu pendongeng Indonesia, Kang Bugi Sumirat. Dengan gayanya yang santai, Kang Bugi berbagi pengetahuan dan pengalamannya dalam mendongeng. Dalam Bahasa Indonesia dongeng diartikan sebagai cerita fiksi atau legenda. Berbeda dalam terminologi Bahasa Inggris yang menyebutnya storytelling sehingga memiliki cakupan yang lebih luas. Mendongeng tidak hanya berbicara legenda, namun bisa berkisah tentang kehidupan sehari-hari maupun isu-isu terkini, misalnya isu lingkungan seperti yang biasa dibawakan oleh Kang Bugi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghidupkan cerita, seperti menggunakan alat peraga boneka, alat musik maupun buku.
 
Selain alat peraga, yang juga tidak kalah pentingnya dalam berdongeng adalah mind mapping. Dengan membuat mind map pendongeng bisa lebih mudah dalam menemukan ide dan mengembangkannya menjadi satu cerita yang menarik. Para peserta melontarkan berbagai pertanyaan selama kelas berlangsung. Tidak hanya itu, mereka juga diajak berdongeng. Ada yang mencoba mendongeng menggunakan boneka tangan, dan ada yang mendongeng dengan buku cerita. Sebanyak 28 peserta hadir dari berbagai latar belakang, sepuluh diantaranya laki-laki dan 18 merupakan perempuan. Kelas ini diakhiri dengan pesan dari Kang Bugi bahwa tidak harus menjadi pendongeng profesional begitu keluar dari kelas ini, setidaknya para peserta bisa mendongeng untuk anak mereka sendiri.

Tags Berita: 
Indonesian