Menjalankan proyek perintis dan mereplikasi
berbagai inisiatif pembangunan yang sesuai dengan daerahnya

Berita

You are here

 » Penguatan Kapasitas Tentang Pengasuhan (Parenting Skill) bagi Petugas Frontline PPKAI Kota Makassar dan Kabupaten Gowa
Penguatan Kapasitas Tentang Pengasuhan (Parenting Skill) bagi Petugas Frontline PPKAI Kota Makassar dan Kabupaten Gowa

Pada tahun 2016, Kota Makassar dan Kabupaten Gowa menjadi model pengembangan  Pusat Pelayanan Kesejahteraan Anak Integratif (PPKAI) yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial dengan dukungan Unicef. Layanan Kesejahteraan Anak dan Keluarga Terpadu, yang mengintegrasikan program dan layanan untuk anak dan khususnya keluarga yang rentan (anak-anak yang berisiko atau terpapar kekerasan, eksploitasi, pelecehan, pengabaian, pelembagaan, dll.) PPKAI juga telah memberikan layanan kepada sejumlah anak-anak dan keluarga. Layanan ini akan mencakup intervensi pencegahan, deteksi dini dan memberikan masukan dan merujuk ke layanan lain yang dibutuhkan oleh anak dan keluarga. Dalam mendukung dan memperkuat PPKAI dibutuhkan keterlibatan aktif instansi terkait, para pekerja sosial, frontliner dan stakeholder lainnya.

Khusus Petugas frontliners yang terdiri dari Tim PPKAI, Peksos, LPA, P2TP2A, TKSK, FKGS, dan SLRT, yang bekerja pada garis depan, perlu  memiliki pengetahuan tentang pengasuhan anak dan keluarga, antara lain;  perkembangan anak, komunikasi dengan anak, perlindungan anak, mencegah bullying dan mencegah kekerasan.

Terkait dengan hal itu, Unicef melalui Yayasan BaKTI bersama pemerintah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, telah menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas bagi Petugas Frontline PPKAI Kota Makassar dan Kabupaten Gowa tentang keterampilan dalam Pengasuhan (Parenting Skill) yang berlangsung pada tanggal 6-7 November 2017 di Hotel Best Western Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh 69 orang peserta (laki-laki 32 orang, perempuan 37 orang) yang berasal dari Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.  

Pentingnya Penguatan Kapasitas Tentang Pengasuhan (Parenting Skill) bagi Petugas Frontline PPKAI

 

Pelatihan parenting skill bagi petugas frontline PPKAI Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 6-7 November 2017 memberi manfaat bagi petugas frontline yang bekerja dibaris depan.  Dari testimoni peserta, pelatihan ini bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan kerja mereka. Rata-rata peserta tertarik dengan materi terkait metode pengasuhan anak yang lebih baik, membangun karakter anak, peran  ayah dan peran ibu. Namun peserta menyarankan adanya penambahan waktu pelatihan sehingga materinya dapat dipelajari dengan baik.

 

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang; Pengasuhan anak dan keluarga, mengenali gaya pengasuhan, perkembangan  anak 0-7 tahun,  Perkembangan anak 10-15 tahun.  Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi tentang; Perkembangan psikososial, perkembangan moral, Komunikasi, Hambatan dalam berkomunikasi, Mendengar reflektif dan posisi Meta, Membangun karakter positif melalui komunikasi positif, Disiplin bagi anak, Mengelola emosi, Parenting di era digital, Mencegah terjadinya Kejahatan seksual pada anak.

 

Selama proses pelatihan, fasilitator menggunakan beberapa metode dalam berbagi pengetahuan tentang pengasuhan (parenting skill). Misalnya brainstorming, role play, diskusi kelompok dan pemaparan materi, sehingga peserta dapat berpartisipasi aktif dalam semua sesi. Sebagai output kegiatan ini, peserta 67 orang mendapat pengetahuan, keterampilan, dan memahami pegasuhan anak dan keluarga.

Tags Berita: 
Indonesian