Memberi masukan signifikan pada agenda pembangunan yang lebih luas

Berita

You are here

 » Program BaKTI – MAMPU di Tahun 2017
Program BaKTI – MAMPU di Tahun 2017
Selama tahun 2017, sudah 25 Regulasi yang dihasilkan oleh Program MAMPU-BaKTI, dimana regulasi tersebut tersebar di 5 Provinsi (Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur), di 6 Kabupaten/Kota (Tana Toraja, Parepare, Ambon, Lombok Timur dan Belu). Regulasi yang dihasilkan dapat dikategorikan: 1 Perdes, 3 Perda terkait dengan Perempuan dan Anak, 1 Perda terkait dengan Kemiskinan, 7 Peraturan Bupati/Walikota dan 12 Surat Keputusan Bupati/Walikota dan Kepala Dinas serta 1 MoU.
Dari 4 PERDA yang dihasilkan di tahun 2017, 3 PERDA merupakan Perda Hak Inisiatif Anggota Dewan sedangkan 1 Perda adalah usulan SKPD. Tingginya usulan Perda yang berasal dari hak inisiatif Anggota Dewan merupakan hasil dari kegiatan pendampingan yang selama ini diberikan oleh Yayasan BaKTI melalui Program MAMPU.
Adapun pembelajaran yang menarik dalam proses penyusunan regulasi ini antara lain
1.    Meningkatnya jumlah regulasi yang diusulkan oleh Anggota Parlemen melalui hak Inisiatif
2.    Meningkatnya partisipasi masyarakat
3.    Meningkatnya jumlah perda yang pro poor dan responsive gender.

Saat ini, ada 100 Kelompok Konstituen yang aktif dalam Program MAMPU-BaKTI, dimana kelompok konstituen ini merupakan kelompok informal yang ada di masyarakat yang mendapatkan legitimasi dari aparat desa/kelurahan, pengurus kelompok konstituen berasal dari utusan masyarakat desa/kelurahan dan bekerja untuk advokasi layanan publik dan isu perempuan dan anak. Beberapa keberhasilan kelompok konstituen antara lain :

  1. Akses terhadap modal usaha yang disediahkan oleh pemerintah
  2. Melakukan advokasi yang berhubungan dengan layanan publik
  3. Ikut aktif dalam penyusunan regulasi
  4. Melakukan kerja-kerja advokasi yang terkait dengan isu perempuan dan anak
  5. Beberapa dari pengurus kelompok konstituen sudah menjadi lokal leader (Ketua RT/RW, Kepala Desa, Anggota Pilkades)

Tags Berita: 
Indonesian