Saling belajar dalam meningkatkan kualitas program
dan bekerja sama menyelaraskan upaya pembangunan

Kegiatan

You are here

 » Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif Kabupaten Gowa
Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif Kabupaten Gowa
Jul
31

Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Kabupaten Gowa yang telah terbentuk diharapkan mengintegrasikan penyelenggaraan layanan pencegahan dan penangan masalah kesejahteraan sosial anak dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi lain serta Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Gowa. Pembentukan PKSAI merupakan bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Gowa untuk perlindungan anak dalam memberikan layanan kesejahteraan sosial anak yang menyeluruh secara maksimal. Layanan ini tidak sebatas penyelesaian kasus-kasus anak, namun juga memastikan hak-hak dasar anak lainnya tidak terabaikan. Keberadaan PKSAI dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan anak secara komprehensif termasuk penanganan  kasus dan reintegrasi sosial anak.

Selain itu, PKSAI juga diharapkan mampu  melaksanakan advokasi dan menyelenggarakan system data dan infromasi yang berkaitan dengan masalah kesejahteraan sosial dan perlindungan anak di Kabupaten Gowa. Keberadaan ini diharapkan dapat membantu pemerintah melindungi hak anak, memberikan pencegahan, pengurangan risiko, menjadi motor penggerak penguatan sistem perlindungan anak, menjadi corong untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kekerasan anak kepada setiap lapisan masyarakat.
PKSAI dikembangkan untuk membangun sistem layanan kesejahteraan sosial anak dan keluarga dengan memadukan berbagai sumber daya yang dimiliki di setiap sektor. Sehingga upaya untuk mencapai kesejahteraan sosial anak bisa dilakukan secara sistematik dan terpadu.
Saat ini terdapat 1.540 anak rentan dari data hasil penjangkauan yang dilakukan oleh PKSAI Kabupaten Gowa pada tahun 2017 yang membutuhkan penanganan serius dan terintegrasi. Jenis data kasus hasil penjangkauan adalah sebagai berikut; Akte kelahiran (386 anak), Belum sekolah diusia sekolah (108 anak), putus sekolah (364 anak), sakit kronis (54 anak), disabilitas (127 anak), belum memiliki KIS (452 anak), terpapar Napza (30 anak) dan Miras (19 anak).

Untuk mendapatkan informasi sejauhmana respon dan dukungan dari berbagai pihak terkait data di atas, UNICEF bersama Yayasan BaKTI dan Pemerintah Kabupaten Gowa  akan melaksanakan  Pertemuan Koordinasi dan Monitoring Lintas Sektor tahap 3. Pertemuan ini dimaksudkan untuk mendiskusikan strategi dan kebijakan tentang layanan bagi anak rentan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, akta kelahiran, rehabilitasi dan lainya.
 
Hari/Tanggal Kegiatan: Selasa/ 31 Juli 2018
Waktu Kegiatan: 08.30 - selesai
Lokasi Kegiatan: Hotel Ibis, Jl. Ratulangi No. 3 Makassar
Contact Person: Arafah, email: arafah@bakti.or.id

 

Tanggal Kegiatan: 
31 Jul 2018