Saling belajar dalam meningkatkan kualitas program
dan bekerja sama menyelaraskan upaya pembangunan

Berita

You are here

 » Diseminasi Buku Panduan dan Buku Saku Reintegrasi AKH berbasis Masyarakat
Diseminasi Buku Panduan dan Buku Saku Reintegrasi AKH berbasis Masyarakat

Pada tanggal 24 Juli 2018,  UNICEF melalui Yayasan BaKTI bersama Instansi terkait telah melaksanakan kegiatan diseminasi buku panduan dan buku saku reintegrasi Anak berkonflik dengan Hukum.  Buku Panduan dan Buku Saku Reintegrasi Anak Berkonflik dengan Hukum  (AKH) berbasis masyarakat yang telah disusun diharapkan memberikan gambaran dan menjadi acuan bagi Masyarakat untuk melaksanakan proses reintegrasi sosial Anak yang Berkonflik dengan Hukum.  Buku panduan dan Buku Saku ini telah direvisi  berdasarkan masukan dan rekomendasi hasil pendampingan reintegrasi Anak Berkonflik dengan Hukum (AKH) di tingkat masyarakat. Pendampingan tahap I tahun 2017, jumlah anak yang didampingi sebanyak 5 orang dan tahap II, 2018, sebanyak 10 orang.

Kegiatan ini dihadiri oleh 83 orang (44 orang laki-laki, 39 orang perempuan),  peserta berasal dari Dinas Sosial, DP3A, Bappeda, Lapas, Bapas, Dinas terkait lainnya, tokoh masyarakat atau tokoh pemuda dari beberapa kelurahan di Makassar dan Desa/kelurahan di Gowa, serta Lembaga Swadaya Masyarakat yang fokus pada issu anak yang berada di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Sasaran dari buku saku ini adalah masyarakat. Buku Panduan dan Buku Saku reintegrasi AKH berbasis masyarakat dapat digunakan oleh berbagai pihak  dalam melakukan upaya kongkrit mempersiapkan anak untuk kembali ke keluarga dan masyarakatnya.

Tujuan diseminasi Buku Panduan reintegrasi AKH berbasis masyarakat adalah untuk menyebarluaskan informasi tentang buku saku dan buku panduan sehingga buku ini menjadi acuan/referensi bagi masyarakat, dan stakeholder lainnya jika ada proses reintegrasi AKH di wilayah masing-masing.


 
Kegiatan diseminasi buku paduan dan buku saku reintegrasi AKH dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang SDM Bappeda Provinsi Sulsel. Dalam sambutannya, Bappeda mengharapkan UNICEF-Yayasan BaKTI selaku mitra pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa mampu mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam Acuan atau Referensi bagi Masyarakat dan Stakeholder di dalam proses Reintegrasi Anak Berkonflik dengan Hukum (AKH). Sebelum panel presentasi, Buku saku dan buku panduan disampaikan secara ringkas tentang buku saku dan alur proses reintegrasi anak berkonflik dengan hukum yang berbasis masyarakat oleh Tim pendamping (Fauziah dan Sri). Pada sesi terakhir, panel presentasi Kepala Dinas Sosial provinsi Sulsel dan Kepala kanwil Kementerian Hukum dan HAM wilayah Sulawesi Selatan. poin penting yang disampaikan yaitu tentang komitmen dan dukungan pemerintah untuk menggunakan buku saku dan buku panduan ini sebagai pedoman dan referensi ketika  mendampingi proses reintegrasi AKH di tingkat masyarkat.   

Output yang dicapai antara lain sebgai berikut; 83 orang peserta mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang Buku Panduan dan Buku Saku Reintegrasi AKH. Sistem dan alur prosedur reintegrasi AKH dipahami oleh peserta dan adanya dukungan dan komitmen pemerintah terkait reintegrasi AKH di Kota Makassar dan Kabupten gowa

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Bappeda Kota Makassar akan melakukan sosialisasi/Penyebarluasan buku saku dan buku panduan reintegrasi AKH ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan di Kota Makassar.

Ditulis oleh Arafah

 

Tags Berita: 
Indonesian