• itaibnu
  • 16 October 2020

Pertukaran Pengetahuan dan Pembelajaran dari Program MAMPU - BaKTI

Tahun ini menandai selesainya Program MAMPU dimana banyak capaian dan perubahan telah diraih baik di tingkat komunitas, daerah, maupun nasional. Hasil ini telah membawa perubahan positif di mana kapasitas, suara dan pengaruh perempuan, serta akses mereka ke layanan meningkat. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh  Sekretariat Program MAMPU bersama seluruh mitra nasional dan daerah, termasuk Yayasan BaKTI. Yayasan BaKTI dan Forum Pengada Layanan (FPL) menyelenggarakan Konferensi Perempuan Timur keempat mengangkat tema Memetik Buah dari Sinergi Multipihak untuk Pembangunan Berkeadilan di Indonesia bagian Timur. Konferensi bertujuan membagikan praktik dan inovasi baik dari gerakan perempuan Indonesia timur, untuk menyelesaikan beragam isu hak asasi manusia. Konferensi ini juga memperlihatkan kemampuan daerah bersinergi antara gerakan perempuan, pemerintah, dan berbagai pihak untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Komponen Konferensi Perempuan Timur keempat ini antara lain berbagi pengetahuan, membangun kemitraan, pasar karya perempuan timur, dan panggung budaya. Harapannya dapat didayagunakan untuk pemberdayaan perempuan, penguatan jaringan, dan advokasi kebijakan perencanaan pembangunan dan anggaran pemerintah yang berkeadilan gender di level nasional, daerah, dan bahkan sampai ke desa. Untuk menyaksikan seluruh rangkaian Konferensi Perempuan Timur dapat mengunjungi https://www.youtube.com//BaKTIFoundation

Sebagai rangkaian dari Konferensi Penutupan MAMPU, Sekretariat Program MAMPU bersama seluruh mitra nasional dan daerah melaksanakan serial Talkshow "Sapa Perempuan MAMPU", mengangkat cerita dan pengalaman dari anggota perempuan OMS akar rumput mitra Program MAMPU dalam mengupayakan keseteraan gender dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah kerja MAMPU. Yayasan BaKTI selaku salah satu mitra Program MAMPU, turut berpartisipasi pada Talkshow Sapa Perempuan MAMPU dengan menghadirkan Ibu Sarsina (Mantan Ketua Kelompok Konstituen Medulu; Kel. Anggalomelai Ke. Abeli. Kendari, Sultra) berbagi cerita perubahan dalam membangun kepemimpinan perempuan, memperjuangkan hak perempuan dan kelompok rentan di daerahnya. Untuk menyaksikan Talkshow Sapa Perempuan MAMPU dapat mengunjungi https://www.youtube.com//BaKTIFoundation

Selain itu, selama periode Juli hingga September, Program MAMPU-BaKTI telah melaksanan berbagai kegiatan dengan mitra daerah yaitu: 

  • Workshop Champion Cegah Kawin Anak dilaksanakan di Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Tujuannya untuk melibatkan kaum milenial dalam pencegahan perkawinan anak.
  • Kampanye Cegah Kawin Anak melalui media sosial antara lain Instagram , Facebook, Whatt App. Tujuan agar dampak buruk perkawinan anak bisa diketahui oleh masyarakat luas.
  • Pelatihan Penyusunan Penanggaran Responsif Gender (PPRG) untuk Tim Klinik PPRG Kota Kendari. Tujuannya agar Tim Klinik PPRG mengetahui tata cara penyusunan anggaran responsif gender dengan menggunakan alat analisis GAP dan GBS.
  • Workshop Evaluasi dan Analisis Pencapaian SDGs di Kota Kendari dan Parepare. Tujuan untuk mempresentasikan hasil evaluasi pencapaian SDGs di Kota Kendari dan Parepare.
  • Penandaatangan Surat Perjanjian Kerjasama antar Lembaga/Intansis Pemberi Layanan Hukum di Kota Kendari. Tujuannya agar MoU SPPT PKKTP yang telah ditandatangani dapat dilaksanakan setelah adanya SPK ini.
  • Penguatan Satgas UPTD PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Kota Kendari. Tujuannya agar terjadi model rujukan dan mekanisme rujukan pada unit UPTD PPA dalam penanganan korban kekerasan.
  • Pelatihan Perencanaan Anggaran Responsif Gender untuk Kelurahan dan Kecamatan di Kota Parepare. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan penyusunan anggaran yang responsif gender dengan menggunakan analisis GAP dan GBS.
  • Penguatan Managemen Keuangan bagi Mitra Daerah Ys. BaKTI dilaksanakan di Kota Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam melakukan pengelolaan keuangan di masing masing lembaga.
  • Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program MAMPU di Makassar. Kegiatan ini melibatkan Tim MAMPU Yayasan BaKTI dan TimMitra Daerah, tujuannya untuk menyepakati outline laporan akhir MAMPU BaKTI dan melengkapi data-data atau informasi yang belum terekam dalam data base program MAMPU BaKTI.
  • Workshop “Berani Berusaha”secara Webinar untuk 15 Champio Cegah Kawin Anak dari Kabupaten Maros. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kewirausahaan kepada anak serta pemanfaatan limbah bekas menjadi barang bernilai ekonomis.  
MAMPU