KOMPAK-LANDASAN Fase II Perkuat Sinergi Perencanaan Kampung dan Unit Layanan di Papua dan Papua Barat

Berbagai update aktivitas program KOMPAK-LANDASAN Fase II selama periode Januari - Maret 2021 terangkum dalam informasi di bawah ini. 

Workshop Sinergi Perencanaan Kampung dan Unit Layanan Dasar Kesehatan dan Pendidikan Di Papua dan Papua Barat
Sebagai upaya memperkenalkan program sinergi perencanaan di wilayah lainnya, workshop sinergi perencanaan kembali dijalankan untuk delapan kabupaten dampingan program KOMPAK-LANDASAN Fase II di Papua dan Papua Barat. Pada periode sebelumnya (Oktober-November 2020), workshop sinergi perencanaan yang melibatkan kampung, Puskesmas dan sekolah ini telah berjalan dan menghasilkan rancangan program di tiga  kabupaten yaitu Manokwari Selatan, Nabire dan Boven Digoel. Di periode Januari-Maret 2021 ini, selain penyelesaian workshop sinergi perencanaan di Kabupaten Kaimana dan Asmat yang sudah dimulai pada periode sebelumnya, workshop sinergi perencanaan juga telah dilakukan di Kabupaten Fakfak dan mulai dilaksanakan di Kabupaten Jayapura. Selain itu di Kabupaten Manokwari Selatan, dukungan fasilitasi sinergi perencanaan juga kembali dilakukan tim KOMPAK-LANDASAN Fase II pada periode ini. Fasilitasi yang berlangsung pada Februari-Maret 2021 ini dilakukan atas inisiatif dan permintaan dari 17 kampung di wilayah Distrik Oransbari untuk melakukan perencanaan yang bersinergi dengan Puskesmas dan sekolah dasar di wilayah mereka.
Proses pelaksanaan workshop sinergi perencanaan difasilitasi oleh fasilitator kabupaten dengan didampingi oleh tim KOMPAK-LANDASAN Fase II yang berada di kabupaten. Untuk periode ini, tim KOMPAK-LANDASAN Fase II yang berada provinsi pun sudah dapat mendampingi langsung proses perencanaan yang bersinergi antara kampung, Puskesmas dan sekolah dasar ini. Workshop ini telah menghasilkan rancangan dasar pogram kegiatan yang direncanakan secara bersinergi antara kampung, Puskesmas dan sekolah dasar untuk selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen perencanaan masing-masing. Tim KOMPAK-LANDASAN akan terus mengawal proses penyusunan dokumen tersebut hingga selesai. Di samping juga melanjutkan proses sinergi perencanaan di Kabupaten Jayapura dan mempersiapkan Kabupaten Sorong yang segera akan melakukan workshop sinergi perencanaan.

Pelatihan Monitoring Implementasi Kegiatan dari Sinergi Perencanaan di Papua dan Papua Barat

LANDASAN

Sejauh ini, KOMPAK-LANDASAN Fase II telah mendampingi jalannya program Sinergi Perencanan mulai dari penyiapan fasilitator sinergi perencanaan di tingkat kabupaten, hingga mendampingi perencanaan di tingkat kampung dan unit layanan dasar. Dari proses ini, dihasilkan rencana kerja pembangunan kampung yang memuat program kerja yang dilakukan secara bersinergi. Untuk melengkapi tahapan kegiatan dari siklus pembangunan kampung serta layanan dasar kesehatan dan pendidikan dalam model sinergi perencanaan ini, maka dilakukan Pelatihan Monitoring Implementasi Kegiatan dari Sinergi Perencanaan. Pelatihan ini akan dilaksanakan di delapan kabupaten dampingan program KOMPAK-LANDASAN Fase II di Papua dan Papua Barat. Pada periode ini, Kabupaten Asmat menjadi kabupaten pertama yang melaksanakan kegiatan pelatihan ini. Di periode berikutnya pelatihan yang sama juga akan dilakukan pada tujuh kabupaten lain yaitu Jayapura, Nabire, Boven Digoel, Manokwari Selatan, Kaimana, Sorong dan Fakfak.
Kagiatan ini diikuti oleh perwakilan distrik di lokasi program. Hal ini agar distrik dapat melakukan tugas koordinasi dan pengawasan pembangunan di wilayahnya melalui pengetahuan dan pengalaman praktis dari monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan di kampung dan unit layanan dalam wilayahnya. Selain itu, pelibatan tim perencana kampung, Puskesmas dan sekolah pun dilakukan agar kampung dan unit layanan ini dapat melaksanakan monitoring dan evaluasi atas kegiatan yang telah mereka rencanakan bersama sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai


Lokalatih Kader Sistem Informasi Orang Papua (SIO Papua) di Provinsi Papua dan Kader Sistem Administrasi dan Informasi Kampung Plus (SAIK+) di Provinsi Papua Barat

LANDASAN

Dalam penyiapan data SIO PAPUA dan SAIK+ di tingkat kampung, para kader kampung merupakan orang yang berperan besar dalam mengumpulkan data dan melakukan penginputan data. Kader kampung ini merupakan orang-orang yang ditunjuk oleh kepala kampung untuk membantu dalam proses penyiapan dan pengelolaan SIO PAPUA dan SAIK+ di wilayah kampungnya. Dalam menjalankan tugas mereka tersebut, para kader tentu harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai SIO PAPUA dan SAIK+. Untuk itu, program KOMPAK-LANDASAN Fase II melaksanakan Lokalatih Kader SIO PAPUA dan Kader SAIK+ dengan melibatkan kader-kader kampung di wilayah program di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Pada periode ini di Provinsi Papua, Kabupaten Jayapura, Nabire dan Boven Digoel telah menyelesaikan pelatihan kader SIO PAPUA dengan melibatkan kader-kader kampung yang menjadi wilayah sasaran program. Sementara itu di Papua Barat, sebagai wujud replikasi program, SAIK+ ini telah diintgerasikan dengan Program Strategi Peningkatan Pembangunan Kampung – Otonomi Khusus (PROSPPEK OTSUS). PROSPPEK OTSUS merupakan program pemerintah Provinsi Papua Barat untuk meningatkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan di kampung dan distrik dalam bidang ekonomi dan pelayanan dasar yang dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP). Maka dari itu, untuk wilayah dampingan program KOMPAK-LANDASAN Fase II di Papua Barat kegiatan lokalatih kader SAIK+ dilakukan untuk kader-kader dari seluruh wilayah kampung dalam kabupaten tersebut. Pada periode ini, Kabupaten Fakfak dan Kaimana telah menyelesaikan Lokalatih Kader SAIK+. 
Dalam lokalatih ini, para kader memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang cara melakukan pendataan dan penginputan data, termasuk pula cara mengoperasikan aplikasi SIO PAPUA dan SAIK+. Untuk selanjutnya, dalam menjalankan tugas-tugas mereka, para kader-kader ini dapat berkordinasi dengan fasilitator kabupaten yang juga telah dilatih mengenai pengoperasian dan pengelolaan SIO PAPUA dan SAIK+.

Lokalatih Fasilitator Sistem Informasi Orang Papua (SIO Papua) 

LANDASAN

Untuk memastikan pemanfaatan SIO PAPUA dan mendorong keberlanjutan program, maka perlu adanya pelembagaan perencanaan berbasis data yang lebih kuat dan lebih luas ke tingkat kabupaten yang menjadi wilayah sasaran program di Provinsi Papua yaitu Jayapura, Nabire, Asmat dan Boven Digoel. Sebagai bagian dari upaya pelembagaan tersebut, KOMPAK-LANDASAN harus memastikan bahwa di tingkat kabupaten akan tersedia kapasitas untuk memfasilitasi pelembagaan SIO PAPUA, sekaligus melanjutkan dan mengembangkan pengelolaan data kampung dan kader kampung. 
Untuk menjawab hal tersebut, dilaksanakan Lokalatih Fasilitator SIO PAPUA yang bertujuan untuk mempersiapkan dan membangun kapasitas menjadi faslitator SIO PAPUA di tingkat kabupaten. Fasilitator ini merupakan tim kabupaten yang berasal dari sejumlah OPD terkait seperti Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Dinas Dukcapil, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan perwakilan dari distrik. Pada periode ini, Lokalatih Fasilitator SIO PAPUA ini telah dilakukan di Kabupaten Nabire dan Boven Digoel. Sementara Kabupaten Jayapura dan Asmat masih tengah menyiapkan pelaksanaan lokalatih yang sama di wilayahnya. Para fasilitator ini akan memfasilitasi pengoperasian dan pemanfaatan SIO PAPUA bagi perencanaan pembangunan yang akan terintegrasi dengan sistem informasi lainnya yang dimiliki oleh pemerintah daerah. 

Lokakarya Integrasi Data Sistem Informasi Orang Papua (SIO Papua)

LANDASAN

Untuk mendorong pemanfaatan data dalam berbagai kebutuhan dan program pembangunan baik di tingkat kampung, distrik maupun kabupaten, maka pengintegrasian dan sinkronisasi data SIO PAPUA dengan sistem data dan informasi lainnya ditingkat kabupaten menjadi penting dilakukan.  Pengintegrasian dan sinkronisasi data dari semua sistem data  dapat dijadikan pintu masuk untuk membangun sistem satu data dalam kabupaten yang terintegrasi dan tersinkronisasi mulai dari kampung, distrik hingga tingkat kabupaten. Dengan begitu akan menghasilkan kesatuan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan digunakan antar instansi pusat dan instansi daerah.
Topik inilah yang menjadi pembahasan utama dalam kegiatan Lokakarya Pengintegrasian Data SIO PAPUA dengan Sistem Data Kabupaten yang akan dilakukan di empat kabupaten dampingan program KOMPAK-LANDASAN Fase II di Provinsi Papua yaitu Jayapura, Nabire, Asmat dan Boven Digoel. Kabupaten Jayapura melaksanakan lokakarya ini di periode sebelumnya yaitu pada Desember 2020. Sedangkan untuk periode ini, giliran Kabupaten Nabire dan Boven Digoel yang melaksanakan kegiatan lokakarya pengintgerasian data ini. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah OPD terkait di antaranya Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Kampung, Dinas Dukcapil, Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan perwakilan dari distrik yang terlibat. Lokakarya ini menghasilkan komitmen pemerintah akan sistem satu data di kabupaten dan rencana tindak lanjut penyusunan regulasi, pengalokasian anggaran dan sumber daya oleh OPD teknis terhadap pelaksanaan SIO PAPUA di kabupaten, sekaligus pelembagaan SIO Papua beserta kader kampung sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem satu data ini.